Senin, 04 Januari 2016

Ikon Kota Semarang


Tahu ngak sih apa aja ikon Kota Semarang selain Tugu Muda? Nah, kalo belom tahu ada satu masjid besar yang juga menjadi ikon Kota Semarang. Masjid itu yaitu Masjid Agung Jawa Tengah atau biasa disebut MAJT. Sebelumnya apa anda tahu dimana Masjid Agung Jawa Tengah ? Kalo belum tahu mari saya akan jelaskan tentang Masjid Agung Jawa Tengah ...


Gambar 1 : Foto MAJT dari atas

Masjid Agung Jawa Tengah berada di kota Semarang, Kota yang merupakan ibukota dari Jawa Tengah. Masjid ini di bangun di atas lahan seluas 10 hektare yang masa pembangunannya sekitar 5 tahun yaitu dari tahun 2001 - 2006, masjid ini diresmikan pada tanggal 14 November 2006 oleh Presiden kita pada saat itu yaitu Susilo Bambang Yudhoyono.

Lahan yang di dirikan untuk Masjid ini sebenarnya adalah tanah wakaf miliki Masjid Besar Kauman Semarang, lahan ini merupakan lahan sengketa karena pada awalnya lahan ini dipegang oleh BKM (Badan Kesejahteraan Masjid) yang di bentuk oleh Bidang Urusan Agama Depag Jawa Tengah, karena lahan itu di anggap tidak produktif maka tanah itu di tukar guling dengan tanah di Demak lewat PT. Sambirejo kemudian ke PT. Tensindo milik Tjipto Siswoyo. Dengsn banyak perjuangan akhirnya tanah wakaf Masjid Besar Kauman Semarang itu di kembalikan dan akhirnya di bangunlah Masjid Agung Jawa Tengah itu..

Awal pembangunan Masjid ini yaitu tanggal 6 Juni 2001 yaitu mulai merancang tim pembangunan lalu pada tanggal 6 September 2002 mulai pemasangan tiang pancang perdana, pada saat pemasangan tiang pancang tersebut dihadiri oleh tujuh duta besar negara negara lain, yaitu negara Arab Saudi, Uni Emirat, Qatar, Kuwait, Mesir, Palestina, dan Abu dabi, jadi dengan kehadiran tujuh duta besar negara Masjid Agung Jawa Tengah akan lebih terkenal da di pandang di mata dunia. Kemudian pada tanggal 14 November 2006 Masjid Agung Jawa Tengah di resmikan oleh Presiden RI yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum masjid ini diresmikan masjid ini sudah di gunakakn untuk ibadah oleh orang orang di sekitar kawasan tersebut.

Masjid ini dirancang dalam gaya arsitektur campuran yaitu jawa, islam dan romawi. 

Gambar 2 :  Arsitektur Masjid gaya campuran (islam, jawa, dan romawi)

Masjid ini beratap imas khas bangunan jawa yang di ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara yang masing-masing tingginya 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal islam lengkap dengan 1 menara terpisah dari bangunan masjid setinggi 99 meter. 

Gambar 3 : Foto Menara MAJT

Masjid ini tidak hanya digunakan untuk ibadah tetapi juga untuk objek wisata religius, dimasjid ini terdapat juga wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar. bagian dasar dari menara Masjid Agung Jawa Tengah terdapat radio dakwah islam kemudian dilantai 2 dan 3 ada musium kebudayaan islam dan dilantai 18 terdapat kafe islam yang dapat berputar 360 derajat. kemudian di lantai 19 dilengkapi 5 teropong yang bisa digunakan untuk melihat Kota Semarang. teropong ini biasanya di gunakan untuk melihat rukyatul hilal. 

Gambar 4 : Teropong yang ada di menara MAJT

Pada area serambinya masjid ini dilengkapi 6 payung raksasa otomatis seperti yang ada di Masjid Nabawi.

Gambar 5 : 6 payung raksasa MAJT

Masjid ini juga memiliki koleksi al-qur'an raksasa serta beduk raksasa.

Gambar 6 : Beduk raksasa milik MAJT


Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Agung_Jawa_Tengah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar